Mengkudu
Buah Mengkudu Penurun Tekanan Darah
Diposting oleh Farham
TEKANAN darah tinggi yang dapat menyebabkan stroke sekarang ini cenderung meningkat. Kebiasaan menyantap makanan yang tidak memenuhi standar kesehatan sampai ke keadaan yang menyebabkan stres serta kurangnya olahraga dapat memicu tekanan darah sehingga meninggi.
Berbagai jenis obat mulai dari obat paten sampai lternatif dicari orang untuk mengobati dan mencegah penyakit akibat tekanan darah tinggi. Salah satu di antaranya ialah obat alternatif berbahan baku buah mengkudu atau juga disebut buah pace.
Penelitian ilmiah terhadap tanaman mengkudu terutama buahnya yang diketahui berkhasiat dalam bidang pengobatan tradisional baru dilakukan pada tahun 1980-an dan sampai sekarang masih terus dilakukan.
Heinicke (1985), dalam penelitiannya memperlihatkan bahwa ekstra buah mengkudu mengandung xeronin dan proxeronin yang berfungsi menormalkan fungsi sel yang rusak dalam tubuh manusia, sehingga daya tahan tubuh dapat ditingkatkan.
Pada tahun 1993, para peneliti Jepang yaitu Hiramatsu, Imoto, Koyano & Umezawa berhasil mengisolasi senyawa Damnacanthal dari buah mengkudu yang berfungsi sebagai anti kanker. Sedangkan Solomon menuliskan, mengkudu mengandung scopoletin yang mampu mengikat serotonin, yaitu senyawa kimia yang menjadi penyebab terjadinya penyempitan pembuluh darah sehingga tekanan darah meningkat.
Adanya senyawa scopoletin dalam buah mengkudu menjadikan buah mengkudu dapat dijadikan obat alternatif untuk penyakit tekanan darah tinggi atau hipertensi.
Sejak lama diketahui pula tanaman mengkudu dapat digunakan sebagai bahan anti bakteri. Hasil pengujian Levand (1963) memperlihatkan buah mengkudu mengandung antraquinan yang mampu melawan mikroorganisme Staphylococcus aureus, Pseudomonas aeruginosa, Proteus morganii, Salmonella typhosa, Bacillus subtilis, Escherichia coli.
Selain sebagai senyawa kimia yang bermanfaat bagi kesehatan kita, tanaman mengkudu terutama buahnya juga mengandung berbagai vitamin seperti vitamin C dalam konsentrasi yang tinggi, berbagai asam amino, protein, enzim garam-garam mineral dan sebagainya (Solomon, 1998).
Kandungan berbagai macam zat dan senyawa kimia yang penting bagi tubuh manusia menjadikan buah mengkudu terutama yang matang dapat meningkatkan pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit.
Beberapa buah makanan yang berasal dari tumbuhan maupun hewan mengandung serotonin, yaitu senyawa kimia yang dapat menghambat kerja otot polos dan syaraf. Bahan makanan tersebut misalnya daging terutama yang berlemak, hewan laut (udang, rajungan/kepiting dan kerang) dan buah-buahan seperti nenas, pisang, prem serta berbagai buah berkulit keras seperti kelapa dan kemiri. Bila kita sering menyantap makanan yang kandungan serotoninnya tinggi seperti tertulis di atas dalam jumlah banyak, maka akibat yang pertama kali terlihat ialah pernafasan yang terganggu (terasa berat) karena terjadi bronkokonstriksi (penyempitan bronkus paru-paru).
Diketahui, buah mengkudu mengandung senyawa scopoletin sebagai senyawa kimia yang dapat mengikat serotonin dalam jumlah berlebih dalam tubuh.
Kadar normal serotonin dalam darah adalah 0,1-0,3 mikrogram/ml dan dalam tubuh orang dewasa mengandung kira-kira 5-10 mg serotonin. Serotonin dalam kadar normal di dalam tubuh tidak mempunyai peran yang spesifik, tetapi terlibat dalam hampir semua proses metabolisme.
Uji preklinis terhadap hewan uji tikus putih dan ujiklinis terhadap manusia yang telah dilakukan peneliti Direktorat Teknologi Farmasi dan Medika, Deputi TAB-BPP Teknologi memperlihatkan bahwa ekstrak buah mengkudu ternyata dapat menurunkan tekanan darah.
Hasil pengujian tersebut memperlihatkan ekstrak buah mengkudu ternyata dapat menurunkan tekanan darah yang meninggi sampai relatif normal kembali. Pengujian pada manusia memperlihatkan hasil yang positif, pada akhir masa pengujian tekanan darah yagn semula 170/110 mmHg turun menjadi 115/80 mmHg setelah 12 minggu masa pengujian.
Takaran atau jumlah ekstrak buah mengkudu yang diberikan dalam masa pengujian berpengaruh terhadap hasil yang diperoleh. Secara normal takaran yang diberikan pada manusia adalah sebanyak 15ml/50 kg berat badan diberikan 2 kali sehari pada pagi dan malam hari kira-kira setengah jam sebelum makan nasi atau 2 jam sesudah makan nasi, agar penyerapan/absorbsi bahan aktif dalam ekstrak buah mengkudu tersebut berjalan sempurna.
Sumber : ekafood.com





