Kanker
Menu Makanan Untuk Penderita Kanker
By Farham
Selain doa dan keyakinan sembuh, dari pengalaman selama ini, makanan yang dikonsumsi pasien kanker berpengaruh sangat besar terhadap proses kesembuhannya.
Ada berbagai pendapat mengenai apa yang sebaiknya dikonsumsi oleh penderita kanker, Sebaliknya, beberapa tidak setuju dan membolehkan penderita kanker mengonsumsi apapun yang diinginkan.
Mari kita simak keterangan berikut untuk mengetahui makanan apa saja yang tidak boleh dikonsumsi penderita kanker dan makanan apa saja yang dapat digolongkan sebagai makanan anti kanker.
Pantangan Bagi Penderita Kanker
Berikut ini adalah penjabaran beberapa makanan yang menjadi pantangan bagi para penderita berbagai jenis kanker.
Sayur-sayuran; Tauge mengandung zat yang mendorong pertumbuhan sel kanker. Sawi putih dan kangkung mengurangi efektivitas kerja obat. Cabai merangsang aktifitas bawah sadar sehingga menurunkan jumlah oksigen dalam tubuh.
Buah-buahan; Lengkeng dan nangka mengandung zat tumbuh bagi sel kanker. Durian, duku, nanas, dan anggur menghasilkan alkohol sehingga merangsang berkembangnya sel kanker. Minuman ringan atau soft drink bersifat karsinogen.
Daging dan Ikan Asin; Daging (sapi, kerbau, kambing, babi) memfasilitasi pertumbuhan sel yang tidak normal. Ikan asin yang diolah dari bahan tidak segar mengalami penguraian sehingga menjadi bahan allergen yang mengundang reaksi imunitas tubuh. Bagi penderita kanker akan timbul reaksi berdenyut-denyut dan timbul rasa nyeri di bagian tubuh yang terkena kanker. Selanjutnya karena ada gangguan permeabilitas (penyerapan air) jaringan tubuh, permukaan luka akan tampak basah, benyek, dan kadang-kadang terjadi perdarahan. Beberapa produsen pengolah ikan sering menambahkan formalin. Formalin ini bersifat hepatotoksik atau racun bagi organ hati, sehingga semakin lama mengganggu sistem kerja sel dan jaringan yang akhirnya memicu kanker.
Makanan yang Diawetkan mengandung senyawa kimia yang dapat berubah menjadi karsinogen aktif.
Sea food; Udang, kerang, kepiting, cumi mengandung kandungan lemak tinggi. Penderita kanker atau tumor harus mengurangi makanan yang mengandung lemak tinggi.
Daging Unggas; Biasanya untuk memacu pertumbuhan ternak atau unggas digunakan obat-obatan kimia termasuk hormon yang disuntikkan ke dalam tubuh hewan sehingga bobot ternak atau unggas cepat meningkat. Hormon ini diduga memicu kanker prostat dan kanker kelenjar.
Buah-buahan; Durian, nangka, lengkeng, nenas, duku dan anggur bila sangat matang mengandung alkohol yang bisa memicu berkembangnya sel kanker.
Nutrisi Penting Bagi Penderita Kanker
Banyaknya makanan yang harus dihindari, pasti membuat Anda bingung memikirkan makanan yang aman dan sehat bagi penderita kanker. Keterangan di bawah ini dapat membantu Anda memilih makanan yang dapat anda konsumsi secara aman.
Kerang mengandung omega 3 yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap sel kanker dan dapat dikonsumsi penderita kanker dengan cara dikukus atau direbus dan dengan catatan tidak terlalu sering karena meskipun mengandung omega 3, kerang juga mengandung lemak dan kolesterol yang cukup tinggi.
Kacang kedelai dan produk kedelai tanpa difermentasi diketahui mengandung genistein dan diketahui dapat menghambat pertumbuhan tumor dalam percobaan laboratorium.
Sayuran yang direkomendasikan adalah : Sayuran berwarna hijau tua; bayam, brokoli, sawi hijau, kailan, katuk., Sayuran berwarna hijau muda; selada air, selada, lokio, ashitaba atau angelica, daun bawang, kenikir, daun pegagan, daun dewa, sambung nyawa. Sayuran berwarna terang; kol, bunga kol, lobak, wortel, talas, ubi jalar, kentang, rebung. Sayuran buah; terung, tomat, oyong, mentimun, pepaya muda, labu kuning, jagung, labu siam, kacang merah. Jamur; jamur kuping, jamur merang, jamur tiram.
Lauk-pauk dan makanan yang aman bagi penderita kanker: ayam kampung, teri, telur ayam kampung, tahu, tempe dan ikan . Beberapa bahan makanan tersebut sebaiknya diolah menjadi sayur, pepes, atau dikukus. Olahan dengan cara digoreng hendaknya menggunakan minyak non-kolesterol dan selalu menggunakan minyak yang bersih dan belum digunakan sebelumnya.
Pola makan yang baik akan membantu mempertahankan sistem kekebalan tubuh Anda dan merupakan barisan pertahanan Anda yang pertama. Mengikuti pola makan yang benar dapat menjadi tindakan yang bijak selama proses pengobatan.





